Tsunami Selat Sunda 2018 dari runtuhnya sisi Anak Krakatau - Science Advances
Tsunami Selat Sunda 2018 dari runtuhnya sisi Anak Krakatau - Science Advances menjadi kajian ilmiah untuk membaca Anak Krakatau, tsunami dan longsoran vulkanik di Selat Sunda, Banten dan Lampung. Nilainya terutama ada pada posisinya: diterbitkan atau disimpan oleh Science Advances, lalu dapat ditelusuri melalui tautan, DOI, katalog, atau catatan arsip yang tercantum.
Dalam arsip NaLI, entri ini dipakai untuk menopang bagian yang jelas cakupannya. cukup kuat untuk menopang klaim utama bila dibaca sesuai cakupannya. Klaim yang dapat dibantu oleh rujukan ini mencakup: Tsunami 22 Desember 2018 dipicu runtuhan sisi Anak Krakatau. Tidak ada gempa besar pendahulu sehingga sistem peringatan tsunami konvensional sulit menangkapnya.
Batas penggunaannya tetap penting. Estimasi volume dan detail mekanisme disempurnakan antar studi.
Klaim yang dapat ditopang
- Tsunami 22 Desember 2018 dipicu runtuhan sisi Anak Krakatau.
- Tidak ada gempa besar pendahulu sehingga sistem peringatan tsunami konvensional sulit menangkapnya.
Keterbatasan sumber
- Estimasi volume dan detail mekanisme disempurnakan antar studi.
- Tipe
- Jurnal
- Keandalan
- Keandalan tinggi
- Penulis
- Walter dkk.
- Lembaga
- Science Advances
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- Inggris
- Topik
- Anak Krakatau · tsunami · longsoran vulkanik
- Geografi
- Selat Sunda · Banten · Lampung
- Catatan keandalan
- Sumber high yang dipakai untuk memeriksa klaim terbatas pada topik Anak Krakatau, tsunami, longsoran vulkanik.
- Tanggal dicek
- 2026-06-12
Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.