Standar
Pedoman Sumber
Tidak semua sumber sama kuat. Halaman ini menjelaskan jenis sumber yang kami pakai dan bagaimana keandalannya dinilai.
Sumber primer
Bukti tangan pertama: artikel jurnal peer-review yang melaporkan penelitian asli, dokumen arsip, regulasi pemerintah, catatan museum, data penilaian IUCN/GBIF, dan dataset resmi. Inilah pijakan terkuat.
Sumber sekunder
Tinjauan, buku ilmiah, dan sintesis yang merangkum sumber primer. Berguna untuk konteks dan gambaran besar, tetapi klaim kunci tetap kami telusuri ke primernya bila memungkinkan.
Dataset
Data terstruktur dari lembaga (mis. statistik resmi, data tutupan hutan, katalog erupsi). Kuat untuk angka, tetapi harus dibaca dengan metodologi dan periodenya, angka tanpa tahun dan definisi mudah menyesatkan.
Arsip historis
Naskah, peta tua, catatan kolonial, dan koleksi lembaga. Bernilai tinggi, tetapi membawa bias zaman dan pembuatnya. Kami menandai dari sudut siapa sebuah arsip dibuat, bukan menerimanya mentah-mentah sebagai kebenaran netral.
Foto berlisensi
Hanya gambar dengan lisensi jelas, domain publik, CC0, CC BY, CC BY-SA, atau lisensi terbuka lembaga. Aturan dan format atribusinya ada di Lisensi Foto.
Sumber yang tidak dipakai sebagai bukti utama
- Media sosial dan forum tanpa verifikasi.
- Reportase media sebagai satu-satunya bukti untuk klaim besar, berguna untuk konteks, tapi bukan pengganti sumber primer.
- ResearchGate/iNaturalist sebagai satu-satunya bukti, boleh untuk penemuan awal, tetapi harus dikonfirmasi ke sumber resmi dengan lisensi yang jelas.
- Sumber yang tidak bisa ditelusuri kembali (tanpa URL/DOI/katalog).
Cara label keandalan bekerja
Tiap entri di Arsip Sumber diberi salah satu tingkat keandalan:
- Sumber primer, bukti tangan pertama.
- Keandalan tinggi, lembaga/jurnal kredibel, sekunder tapi kuat.
- Keandalan sedang, berguna dengan catatan.
- Kontekstual, untuk latar, bukan pembuktian.
- Perlu kehati-hatian, ada keterbatasan akses, bias, atau status yang masih diperdebatkan.
Label ini bukan vonis tentang “benar/salah”, melainkan tentang seberapa jauh sebuah sumber bisa menyangga sebuah klaim.