← Arsip sumber
Media2023
Greenpeace SEA: Sea sand export returns after a 20-year ban
Pernyataan pers Greenpeace Southeast Asia menyuarakan keberatan atas pembukaan kembali ekspor pasir laut. Dalam arsip NaLI, entri ini dipakai untuk merepresentasikan posisi kritis masyarakat sipil, dengan catatan jelas bahwa ini adalah suara advokasi, bukan kajian dampak yang netral.
Klaim yang dapat ditopang
- Pembukaan kembali ekspor pasir laut dikritik berisiko merusak ekosistem pesisir dan pulau kecil.
Keterbatasan sumber
- Posisi advokasi organisasi lingkungan, bukan kajian dampak netral; klaim dampak perlu diuji dengan data lapangan.
- Tipe
- Media
- Keandalan
- Kontekstual
- Lembaga
- Greenpeace Southeast Asia
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- Inggris
- Topik
- ekspor pasir laut · dampak lingkungan · pesisir
- Geografi
- Indonesia
- Catatan keandalan
- Pernyataan organisasi lingkungan; menyuarakan keberatan dan risiko, perlu dibaca sebagai posisi advokasi.
- Tautan asli
- https://www.greenpeace.org/southeastasia/press/58968/sea-sand-export-returns-after-a-20-year-ban/
- Tanggal dicek
- 2026-06-15
Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.