← Arsip sumber
Jurnal2005

Kump, Pavlov & Arthur (2005) - Massive release of hydrogen sulfide to the surface ocean and atmosphere during intervals of oceanic anoxia

Kump, Pavlov, dan Arthur (2005) memodelkan apa yang terjadi ketika lautan yang kehabisan oksigen menumpuk terlalu banyak hidrogen sulfida. Hasilnya menjelaskan bagaimana racun dari kedalaman bisa naik dan menyerang dunia di atasnya.

Menurut model mereka, bila konsentrasi H2S di laut dalam melewati ambang kritis, batas antara air beracun dan air beroksigen, yang disebut chemocline, dapat naik tiba-tiba sampai ke permukaan. Saat itu terjadi, lautan seperti bersendawa, melepas gas H2S ke atmosfer dengan fluks yang bisa melampaui emisi vulkanik lebih dari dua ribu kali. Gas itu tidak hanya meracuni kehidupan, tetapi juga mengikis lapisan ozon, membuka pintu bagi radiasi ultraviolet yang merusak.

Batas penggunaannya jelas. Ini hasil pemodelan dengan asumsi tertentu, dan laju pasti pelepasan gas dari laut ke atmosfer masih diperdebatkan. Entri ini dipakai untuk menopang mekanisme bagaimana euksinia laut bisa berubah menjadi bencana atmosfer.

Klaim yang dapat ditopang

  • Bila konsentrasi H2S laut dalam melewati ambang kritis, batas chemocline bisa naik tiba-tiba ke permukaan.
  • Fluks H2S ke atmosfer saat itu bisa melampaui emisi vulkanik lebih dari 2.000 kali dan mencapai kadar beracun.
  • Pelepasan H2S besar dapat mengikis lapisan ozon secara signifikan.

Keterbatasan sumber

  • Ini hasil pemodelan dengan asumsi tertentu; laju pasti pelepasan gas ke atmosfer masih diperdebatkan.
Tipe
Jurnal
Keandalan
Keandalan tinggi
Penulis
Lee R. Kump, Alexander Pavlov, dan Michael A. Arthur
Lembaga
Geology (Geological Society of America)
Tahun
2005
Bahasa
Inggris
Topik
hidrogen sulfida · anoksia laut · chemocline · perusakan ozon
Geografi
Global
Catatan keandalan
Studi pemodelan di Geology, DOI terverifikasi. Dipakai untuk klaim soal mekanisme pelepasan H2S besar-besaran dari laut ke atmosfer dan dampaknya pada ozon.
Tanggal dicek
2026-06-23

Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.