Ekologi peneluran megapode dan inkubasi panas eksternal
Ekologi peneluran megapode dan inkubasi panas eksternal menjadi kajian ilmiah untuk membaca Maleo, megapode dan inkubasi telur di Sulawesi dan Wallacea. Nilainya terutama ada pada posisinya: diterbitkan atau disimpan oleh Jones, Dekker, dan Roselaar (megapode reference), lalu dapat ditelusuri melalui tautan, DOI, katalog, atau catatan arsip yang tercantum.
Dalam arsip NaLI, entri ini dipakai untuk menopang bagian yang jelas cakupannya. cukup kuat untuk menopang klaim utama bila dibaca sesuai cakupannya. Klaim yang dapat dibantu oleh rujukan ini mencakup: Megapode menggunakan panas eksternal, termasuk panas bumi atau pasir hangat, untuk inkubasi telur. Strategi peneluran maleo membuat lokasi sarang menjadi titik konservasi penting.
Batas penggunaannya tetap penting. Buku rujukan taksonomi/ekologi lama perlu dipadukan dengan pemantauan konservasi terbaru.
Klaim yang dapat ditopang
- Megapode menggunakan panas eksternal, termasuk panas bumi atau pasir hangat, untuk inkubasi telur.
- Strategi peneluran maleo membuat lokasi sarang menjadi titik konservasi penting.
Keterbatasan sumber
- Buku rujukan taksonomi/ekologi lama perlu dipadukan dengan pemantauan konservasi terbaru.
- Tipe
- Jurnal
- Keandalan
- Keandalan tinggi
- Penulis
- Jones, Dekker, dan Roselaar (megapode reference)
- Tahun
- 1995
- Bahasa
- Inggris
- Topik
- Maleo · megapode · inkubasi telur
- Geografi
- Sulawesi · Wallacea
- Catatan keandalan
- Sumber high yang dipakai untuk memeriksa klaim terbatas pada topik Maleo, megapode, inkubasi telur.
- Arsip / cermin
- https://archive.org/details/megapodesmegapod0000jone
- Tanggal dicek
- 2026-06-12
Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.