← Arsip sumber
Jurnal2002
The rediscovery of Cerulean Paradise-flycatcher Eutrichomyias rowleyi on Sangihe, Indonesia (Jon Riley)
Rujukan utama penemuan kembali. Penting bukan hanya karena memastikan burung ini masih ada setelah 125 tahun, tapi karena sejak awal sudah menegaskan betapa kecil dan rapuh populasinya, terbatas pada secuil hutan tersisa di satu gunung.
Klaim yang dapat ditopang
- Seriwang Sangihe ditemukan kembali pada Oktober 1998 di lembah-lembah berhutan Gunung Sahendaruman.
- Sebelum itu, spesies ini hanya dikenal dari satu spesimen yang dikumpulkan pada 1873.
- Populasi awal diperkirakan sangat kecil, dalam kisaran puluhan sampai paling banyak ratusan individu.
Keterbatasan sumber
- Perkiraan populasi berbasis survei terbatas di medan sulit; angka pasti tetap tidak diketahui.
- Tipe
- Jurnal
- Keandalan
- Sumber primer
- Penulis
- Riley, J.
- Lembaga
- Oriental Bird Club
- Tahun
- 2002
- Bahasa
- Inggris
- Topik
- seriwang Sangihe · Eutrichomyias rowleyi · penemuan kembali · Sangihe
- Geografi
- Sangihe · Gunung Sahendaruman · Sulawesi Utara · Indonesia
- Catatan keandalan
- Naskah yang mendokumentasikan penemuan kembali seriwang Sangihe pada Oktober 1998 di Gunung Sahendaruman, termasuk perkiraan populasi awal dan habitatnya. PDF resmi tersedia di Oriental Bird Club.
- Tanggal dicek
- 2026-06-16
Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.