← Arsip sumber
Jurnal2018

Sarah & Soebowo (2018) - Land subsidence threats and its management in the North Coast of Java

Sarah & Soebowo (2018) meninjau ancaman amblesan tanah di sepanjang pesisir utara Jawa dan opsi pengelolaannya. Makalah ini menjelaskan bagaimana dataran aluvial Holosen yang belum padat, dipadu ekstraksi air tanah berlebih, membuat kota seperti Semarang, Jakarta, dan Pekalongan rentan turun elevasinya.

Dalam arsip NaLI, entri ini menopang penjelasan mekanisme amblesan: penurunan tekanan air pori di lapisan lempung memicu konsolidasi yang menurunkan permukaan tanah, lalu membuka jalan bagi air asin masuk ke akuifer tawar.

Batas penggunaannya perlu disebut. Sebagai makalah konferensi, sebagian isinya merangkum studi lapangan terdahulu, dan intrusi air laut dibahas sebagai dampak turunan, bukan lewat pengukuran salinitas sumur yang rinci.

Klaim yang dapat ditopang

  • Kota-kota pesisir utara Jawa rentan terhadap amblesan tanah karena dataran aluvial Holosen yang belum padat dan ekstraksi air tanah berlebih.
  • Pemadatan lapisan lempung akibat penurunan tekanan air pori adalah mekanisme utama yang menurunkan elevasi daratan pesisir.

Keterbatasan sumber

  • Format makalah konferensi bersifat ringkas dan sebagian merangkum studi lain, bukan satu kumpulan data primer tunggal.
  • Fokus pada amblesan dan pengelolaannya; intrusi air laut dibahas sebagai dampak turunan, bukan pengukuran salinitas rinci.
Tipe
Jurnal
Keandalan
Keandalan tinggi
Penulis
Dwi Sarah, Eko Soebowo
Lembaga
IOP Conference Series: Earth and Environmental Science
Tahun
2018
Bahasa
Inggris
Topik
amblesan tanah · geologi pesisir · mitigasi bencana
Geografi
Semarang · Pesisir Utara Jawa · Jakarta · Pekalongan
Catatan keandalan
Makalah konferensi peer-review (open access) dari peneliti geoteknik LIPI/BRIN. Kuat untuk menjelaskan mekanisme dan pengelolaan amblesan tanah di pesisir utara Jawa, dengan sifat tinjauan yang merangkum studi lapangan terdahulu.
Tanggal dicek
2026-06-28

Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.