Oppenheimer (2003) - Climatic, environmental and human consequences of the largest known historic eruption: Tambora 1815
Oppenheimer (2003) - Climatic, environmental and human consequences of the largest known historic eruption: Tambora 1815 menjadi kajian ilmiah untuk membaca Tambora, iklim dan sejarah lingkungan di Sumbawa dan global. Nilainya terutama ada pada posisinya: diterbitkan atau disimpan oleh Clive Oppenheimer, lalu dapat ditelusuri melalui tautan, DOI, katalog, atau catatan arsip yang tercantum.
Dalam arsip NaLI, entri ini dipakai untuk menopang bagian yang jelas cakupannya. cukup kuat untuk menopang klaim utama bila dibaca sesuai cakupannya. Klaim yang dapat dibantu oleh rujukan ini mencakup: Letusan Tambora 1815 berkontribusi pada anomali iklim 1816. Dampak sosial harus dibaca dengan bukti iklim dan arsip historis.
Batas penggunaannya tetap penting. Sebagian teks berbayar; dampak sosial global berbeda antar wilayah dan sumber.
Klaim yang dapat ditopang
- Letusan Tambora 1815 berkontribusi pada anomali iklim 1816.
- Dampak sosial harus dibaca dengan bukti iklim dan arsip historis.
Keterbatasan sumber
- Sebagian teks berbayar; dampak sosial global berbeda antar wilayah dan sumber.
- Tipe
- Jurnal
- Keandalan
- Keandalan tinggi
- Penulis
- Clive Oppenheimer
- Tahun
- 2003
- Bahasa
- Inggris
- Topik
- Tambora · iklim · sejarah lingkungan
- Geografi
- Sumbawa · global
- Catatan keandalan
- Sumber high yang dipakai untuk memeriksa klaim terbatas pada topik Tambora, iklim, sejarah lingkungan.
- Tanggal dicek
- 2026-06-12
Entri ini bagian dari arsip sumber terbuka NaLI. Setiap klaim dalam artikel kami dapat ditelusuri kembali ke rujukannya.