Black-browed babbler adalah burung yang lebih dari 172 tahun hanya dikenal dari satu spesimen, dengan asal-usul yang sempat salah dicatat. Pada 2020 dua warga Kalimantan Selatan menemukannya hidup, dan menutup salah satu teka-teki terbesar ornitologi Indonesia. Ini contoh penemuan kembali berbukti kuat yang justru datang dari orang lokal, bukan ekspedisi besar.
Selama lebih dari enam dekade, echidna moncong-panjang Attenborough hanya dikenal dari satu spesimen tua. Pada 2023 ia tertangkap kamera jebak di Pegunungan Cyclops, Papua. Ini contoh penemuan kembali dengan bukti kuat, dan kenapa 'ditemukan' bukan berarti 'aman'.
Spesies yang dikira punah kadang muncul lagi. Untuk memahami kasus seperti harimau jawa, kita perlu tahu lebih dulu: bagaimana sebenarnya sebuah spesies dinyatakan punah, dan kenapa keputusan itu jauh lebih sulit daripada kelihatannya.
Megachile pluto, lebah terbesar di dunia, dikumpulkan Wallace di Maluku pada abad ke-19, lalu nyaris lenyap dari catatan sains. Sempat ditemukan ulang 1981, hilang lagi 38 tahun, sampai satu betina difoto hidup di Halmahera pada 2019. Contoh penemuan kembali berbukti kuat untuk serangga, dan kenapa 'ditemukan' tetap belum berarti 'aman'.
Nepenthes pitopangii, kantong semar endemik Sulawesi, sempat hanya dikenal dari satu tumbuhan tunggal di Taman Nasional Lore Lindu. Bukan kisah punah lalu ditemukan, tapi varian lain dari ketidakpastian yang sama: bagaimana menilai sebuah spesies ketika dunia cuma punya satu contohnya. Pada 2011 populasi kedua ditemukan.
Seriwang Sangihe (Eutrichomyias rowleyi) hanya dikenal dari satu spesimen 1873, lalu ditemukan kembali pada 1998 di Gunung Sahendaruman. Populasinya cuma puluhan sampai ratusan, statusnya Kritis, dan hutan terakhirnya kini terancam tambang emas. Kasus paling tajam dalam seri ini soal kenapa 'ditemukan kembali' tidak pernah berarti 'selamat'.
Penutup klaster spesies hilang dan bertahan: daftar taksa Indonesia yang sampai kini belum ditemukan kembali, dari sikatan Rueck (terakhir 1918) sampai biawak Zug di Halmahera. Bagaimana sains memutuskan sebuah spesies 'hilang', kenapa itu beda dari 'punah', dan bagaimana NaLI melacak pertanyaan yang masih terbuka.